Monday, October 31, 2011

. ignore this .

How come today wasnt going pretty well?
This why i hate high expectation.
I thought i would see some good and sweet something.

And I should have applied some vacancy for a job tonite, but since my mood gone away, i just totally hate to find some position. But well, i hate being a jobless.
Everything seems bad.
And this will stay last, cause i just feel i'll hate this day.
Oh God....

Ah, i wanna see you, please give me a lil' update about you, so i cud stop thinking about what are you doing now? at this time?
Oh Tuesday, please come early.. 
Ticky tock.. Still 43 hours and 30 minutes to go.. aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa :'(
Please fast forward the time for meee, at least till tomorrow.. hiks.


Ps : This just only an unimportant post, so please ignore my post, will ya?



°º☆★

☺ MY T W I T T E R ☺
»»  Read the rest...

Sunday, October 30, 2011

. Sleepyheads .

" Ada kalanya, hal yang kita sangat sukai bisa berubah menjadi hal yang kita tidak sukai. Begitu pula sebaliknya, hal yang tadinya kita tidak sukai tiba-tiba justru menjadi hal yang paling sangat kita sukai. " ~dania

Oleh karena itulah, sebaiknya sih, kita jangan sampai terlalu menyukai atau bahkan terlalu membenci sesuatu. Karena suatu saat, akan ada kemungkinannya kita berbalik menjadi membenci atau menyukainya.

Soal menyoal suka dan tidak suka, saya tiba2 selalu teringat ingat lagu ini terus. Irama yang begitu aneh ditelinga ketika pertama kali mendengarnya, tiba2 menjadi familiar. Ah~ terimakasih buat seseorang yang sudah meracuni saya dengan lagu ini dan membuat hari2 saya sedikit lebih cerah setiap harinya, walau hanya berada di kejauhan sana...



If i could, i wanted to be where ever you are. I wanted to see you all the time, i wanted to be ur closest one. Nope, not because i love you, it's just because i adore you so much, Sleepyhead. =)


pics taken from here



°º☆★

☺ MY T W I T T E R ☺
»»  Read the rest...

Friday, October 28, 2011

. Going through .

This is weird, i thought I have a lot of things in my mind but i couldnt write it down. I dont know what i'm going through, i dont know what really happened exactly. All i know, i never like to be in this situation.

I ran over here and ran over there, but i still dont know the answer. I really didnt get it. Maybe only God who really know what i'm going through right now.

does life has to be this hard, God?


" Life is never easy. Sometimes, when life seems easy, it just a warning for us. And sometimes the easiness just makes us forget, forget that in life nothing is that easy. " ~dania

°º☆★

☺ MY T W I T T E R ☺
»»  Read the rest...

. Muffin .

Muffin everyone?









how my muffin looks? is it yummy or what? ;p
made this muffin weeks ago, i made it by myself and it tasted so yumm! ;9
i really love chocolate muffin with a lot of chocochips on top of it, usually i eat muffin with milk tea, i think that's a perfect blend, i suggest you to try it sometimes!


Ps : i've just changed my blog's appereance and this was the first time i made a banner for my blog, me so proud of myself cause i finally tried a new thing, heehee. Do you like it? =)


°º☆★

☺ MY T W I T T E R ☺
»»  Read the rest...

Thursday, October 27, 2011

. Our Diary .

Masih ga jauh jauh dari post sebelumnya, saya kali ini masih pengen baha soal "diary". Tapi tentu aja kali ini ga ngomongin soal diary saya si hijau ituhh, tapi ini soal diary yang lain, huehhehe. Upss jangan salah sangka dulu, ini bukan diary temen juga kok. Penasaran? yuk marii disimaakkk hehe


Pernah nonton AADC gaa?? iyaa ituloohh film yang tayang diawal taun 2000an, yang dimainin sm dian sastro n (si ganteng) nicholas saputra. Film yang heboh banget pada masanya dan orang berduyun duyun dateng ke bioskop cuma mau nonton film ini, padahal saat itu film indonesia lagi lesu2nya banget, dan yang menurut orang orang kebanyakan film arahan Rudi Sujarwo ini jalan ceritanya bagus banget karena bener2 khas "ala" anak muda dan sungguh menjadi trend setter buat anak2 remajah saat itu (well saat itu saya sih ga heboh2 banget secara saya masih cupu bgt pada masa itu dan ga pernah nonton bioskop jugak, *penting banget dehh dibahas*, huahahak).
Bukaannn, bukan itu yang mau saya bahas sihh sebenernyaaa. Kalo yang masih inget ceritanya, pasti tau deh yaa kalo di film itu, si dian sastro yang meranin cinta punya 4 sahabat cewek yang saling deket satu sama lain alias geng. Dan pastinya kalo yang masih inget juga, mereka punya buku bersama gitu yah? yang kalo di film itu sih isinya tentang keseharian mereka, berserta segala kejadian2 yang perlu dicatet trs juga adegan yang saya inget banget sih, waktu cinta lagi kesel banget sama rangga, dia nyuruh temennya buat tulis di buku ini kl rangga dijadiin kaya "musuh" bersama gituh, iya kan? hehe.

Waktu itu sihh jujurr saya tuh seneng banget loh liat gengnya si cinta ini (maklumlah ababil, hihi ). Ngeliatnya tuh kok seru banget yaahh gaya persahabatan mereka iniii, ngiri banget dehhh. Soalnya kaann saya orangnya bener2 ga ekspresif (kalo kata sahabat saya sih ), saya tipe orang yang kurang bisa berkespresi kecuali kl saya lagi seneng banget, sedih banget, atau lagi kesel banget (ini jg masih kata sahabat saya itu, hakhak). Jadiiii yaa saya memimpikan banget tuh bisa punya sahabat macem di gengnya si cinta ituu, kan seruuuu (*pikir saya waktu itu).
Tapii (*flashback mode on).. waktu itu sih pas SMP saya ga pernah punya geng ala ala cinta itu sihh, hehe. Sempet lah punya beberapa sahabat dekat, tapi yaa ga bikin geng juga, cuma temen main dan temen pulang sih sbnrnya, jadi kita deket karena seringnya pulang bareng. Masa masa SMA saya lain lagi, begitu masuk kelas 1 SMA, saya ketemu banyak temen2 baru dan pisah kelas dan bahkan juga sampe pisah SMA sama sahabat SMP saya. Pelan pelan akhirnya saya adaptasi sama temen-temen baru saya, lambat laun akhirnya saya deket juga sama temen-temen baru saya itu, bahkaann kita ber8 sampe dikatain geng betty (FYI, waktu itu serial betty lafea lagi terkenal banget) sama musuh satu kelas kita waktu itu, hihi. Lucu juga sih waktu itu dikatain kaya gitu sama a, soalnya kalo dipikir2 sih emg kalo diliat2 personality alias kepribadian kita masing2 sih emang beraneka ragam banget, beneran mirip sama geng betty, ada yang pendek, tinggi danlainlain, yang jelas beneran mirip, hahaha. Nah, kita ber8 itu juga cuma deket pas kelas 1 itu ajah, karen begitu naik kelas 2, kita dipisahkan kelas, karena ada yang masuk IPS juga ada yg masuk IPA. Beberapa dari mereka ada sih akhirnya yang sekelas sama saya, dan iyaa akhirnya saya juga paling deket sama mereka yang sekelas sama saya itu ajah, itupun jadinya bukan geng karena saya dulu kekeuh sumekeuh mikir, ah norak yaa main geng2an, kalo sahabatan sih sahabatan ajah, gausah iseng banget memproklamirkan diri sebagai geng dan sampe super ribet ngasih nama, kaya temen2 saya yang lain kala itu. Persahabatan atau pertemanan itu ga harus dinamakan kan? justru yang tak bernama itulah yang menurut saya persahabatan atau pertemanan sejati. That's my opinion
Singkat cerita jaman kuliah, sahabat saya semua milih jalan yang beda2, akhirnya sayapun terdampar sendirian di jalan yang saya pilih. Semua temen kuliah saya bener2 baru dan orang2 yang ga saya kenal sebelumnya. Sempet takut dan super cemas karena saya yang (lagi-lagi saya bilang) sulit beradaptasi, harus sekali lagi melalui masa-masa pendekatan dilingkungan yang baru dan saya ga kenal satupun. Serius super takut karena saya tahu, soalnya masa-masa kuliah itu saya harus 1 kelas terus sama temen2 saya ini sampe saya lulus. Takut kalo kalo saya akhirnya ga bisa beradaptasi dan ga punya temen dan saya harus menghabiskan kira-kira 4,5-5tahun dikelas itu.

Seiring berjalannya waktu, ternyata ketakutan saya ga kejadian (untunglah), memang sih setaun pertama sempet merasa ga nyaman dalam pertemanan, tapi yaa itu karna saya yang salah pilih kayanya. Salah milih disini maksudnya saya akhirnya sadar ternyata saya salah alias ga cocok sama temen saya, hihi. Tapi pada akhirnya saya menemukan temen yang saya bisa nyaman dan cocok kalo dideket mereka. Dan yang lebih lucunya, saya kembali bersahabat sama temen TK saya, yang bener2 udh ga saya kenalin lagi (pernah saya ceritain disini). Hidup emang lucu dan jodoh emang ga kemana, huhehe. Saya akhirnya deket sama 3 sahabat saya dikelas itu. kepribadian yang beda2 justru akhirnya mendekatkan kita saat itu. Persahabatan kita seruuu banget. Kita bener2 deket banget saat itu, saling support, saling hibur kalo ada yang sedih, ketawa sama sama waktu lagi seneng, juga kalo jalan2 kemanaa aja kita juga selalu bareng. Pokoknya kita kemana mana ber4 teruusss. Sampe saking deketnya kita, kita sampe ga perduliin orang lain, maksudnya kita saking solidnya ber4, membentuk kubu sendiri secara tidak sengaja. Waktu itu dikelas sempet terbagi menajdi 2 kubu karena tempat duduk, sayap kiri kelas diisi sama (maaf) teman2 saya yang memiliki ras chinese, sedangkan sayap kanan kelas diisi sama teman2 pribumi (ini istilah sahabat saya, ahaha), dan kita ber4? masuk ke kubu mana? tentu ajah kita ber4 bukan termasuk ke ras chinese, tapi kita juga  merasa kurang cocok sama kubu pribumi, hehe. Alhasil, karena emang kita selalu duduk di bagian belakang kelas (dikarenakan emang ga ada tempat duduk kosong lagi sihh *ngeles*), kami tidak memihak manapun, haha unik kan?
Emang lucu sihh, kita emang ga peduli banget masalah macam ini, jadinya ya kita sih asik sendiri aja, diajak jalan2 pun kita suka males dan seringnya milih untuk jalan ber4 ajah . Nahh, mungkin karena itu juga sih kita akhirnya suatu saat sempat jadi bahan perbincangan (*halah) temen2 kita. Pertama tama sih, ga sadar aja kalo kita dianggap "freak" sama temen2, tapiii ujung2nya sih berasa karena pas kita jalan dilorong, temen2 yg tadinya lagi pada asik ngobrol dan becanda tiba2 diem seribu bahsa begitu kita lewat, sambil ngeliatin kita, hauahhaa. Sempet membahas ini sama sahabat TK saya itu, dan yang ada kita langsung ketawa ga brenti sampe geleng2 ga percaya, hahahaha.
Kalo ditanya enak ga sih digituin? yaaa ada enak ada enggaknya, kita sih akhirnya mikir, wahh lucu juga ya kitaaa, karna ga pernah berkubu banyak, tapi ternyata kita tuh diperhitungkan dan ga dipandang sebelah mata juga loh sama mereka, padahal kita cuma BER4, dan mereka puluhan jumlahnya, hahaha. Akhirnya sejak kejadian itu, kita mutusin buat pelan2 sedikit membaur sama mereka, yaa dicoba lahh sekali2 jalan bareng mereka biar kita ga dianggap sombong karena kemana2 cuma ber4 ajah, hehe. Pelan2 juga akhirnya kita ga dianggap se"freak" itu, tapi kita tetep ga meninggalkan jati diri kita ber4, karena kita tetep ajah mainnya ya ber4 tok .


Duhh.. kok jadi panjang ga jelas gini ya? haha, yaudahlah yaa kan suka suka yang nulis donk?
Hmm.. let's to the point deh. haha.. Sebenrnyaaa yang mau saya ceritain tuh, waktu jaman2 kita lagi deket banget itu, kita akhirnya sampe sempet punya buku bersama *YEIY!*. Iyap seperti keinginan saya jaman dahulu kala, buku ini terwujud! hihi . Tapi sebenernya terlahirnya buku ini juga secara ga disengaja sih. Emang saya sih pencetusnya. Saya juga kepikiran itu soalnya diawalin karena kita ber4 semuanya orang yang gampang banget bosen kalo lagi dikelas. Kalo merhatiin dosen sih ga mungkin dehh, keajaiban banget buat kita, jadinya ujung2nya kita ngobrol. Tapi kan, tau sendiri donk ada ajah dosen2 yang super rese paling ga seneng liat mahasiswa-mahasiswinya hahahihi dan berisik dikelas, apalagi yang duduknya dibelakang, kan jadi inceran sasaran terus tuh sama dosen2, jadi pastinya menghalangi kita buat ngobrol donk yah, hehe. Tapiii emang pada dasarnya kita bener2 gampang bgt bosen, akhirnya kita cari cara gimana caranya bisa tetep ngobrol tapi ga ketauan sm bapak dan ibu dosen tercinta, daann ujung2nya kita ngobrol pake kertas, haha. Nahhh.. dari situ saya mikir, duhh itu kertas2 obrolan kita sayang yaa kl dibuang, soalnya kalo dibaca2 lagi kok lucu ya? hehe, jadilah niatan saya buat mendokumentasikan obrolan2 kita itu, kreatif gak? . Jadilah saya yang irit gamau beli buku spesial buat itu, jadinya ngembat (lagilagi) stok buku tulis yang lucu2 buat dijadiin buku ngobrol, hehe.
Buku itu isinya pure bener2 obrolan2 kita yang dari ga penting sampe lucu2 dan sampe yang penting2 juga ada. Saya juga sampe niat banget beli spidol 4 warna biar ngebedain warna2 tulisan kita masing2, seusai sama warna kesukaan masing2, hehe.


Buat yang penasaran penampakannya nihh saya kasih fotonya dehhh...
Ehhh.. tapi jangan disebar2 yaahh (*ga penting, *abaikan, huahahahaha)
 
tampak depan (*tetep yaa ijo :D)
ini dia kami ber4 :)

colourful convieee ;)

curhatan saya *malu* :">

kisi-kisi dari dosen

another kisi2 : pasmod

si sahabat TK lg iseng gr2 ga bisa selesein sudoku ini, haha.

percakapan tak penting abad ini, hihi.


Gimana gimana? lucu ya? lucu ya? (*pdhl saya sendiri dlm hati blg biasa aja hahahaha). Tapi saya cukup seneng lohh sama persahabatan kita, karena di saat2 itu bener2 saya merasakan yang namanya up and down dalam persahabatan. Banyak banget pelajaran yang saya dapet dalam persahabatan ini. And i think that's one of my best memory in my life .


Anyway, thanks yah buat yang udah usaha cape2 baca dan ternyata apa yang dibaca ga sesuai sama apa yang diharepin awal2nya, hehe.


" FRIENDSHIP is not when you jump then i jump but when you jump then i'll catch. As long as the friendship's still on, we will never walk alone in the dark, cause friendship always turns the light on in every way of our path. " ~dania


Ps : buat yang bertanya2 gimana persahabatan kami sekarang setelah lulus, yaaa bisa dibilang agak renggang, tapi kadang masih berkomunikasi kok dan masih jalan2 juga, tapi ya itu dia ga lengkap ber4, hehe.

°º☆★

☺ MY T W I T T E R ☺
»»  Read the rest...

Wednesday, October 26, 2011

. Dear Diary .

Hihi.. sebenernya udh tergelitik dari beberapa hari yang lalu pengen nulis beginian.. Diawalin pas saya yang lagi iseng2nya nyari bahan bacaan buat dibaca2, tp kok ya rasanya novel2 yang ada udah khatam dibacain smua pluusss mau beli baru rasanya kok sayang banget yah? *pelit mode on* huehe..

Okeh.. mari to the point daripada nulis panjang lebar ga jelas arahnya kemana.. hueheheh.. Jadiii ceritanyaaa ketika saya iseng ngubrak ngabrik di tempat dokumen2 penting di kamar, tiba-tiba saya menemukan sebuah buku tulis.. tebal, berwarna hijau dengan gambar depan kelinci dan di jepit dengan jepitan item itulohh.. hehe (potonya ga dimasukin takut tar tb2 yg d rmh liat ini buku lalu dibuka2 hihi).
Iyapp.. Dalam hati mengatakan dan otak mencerna tau betul itu buku apahh... hahahaha *yaiyalaahh*
Yakkk.. benar sekali sodara sodaraaa buku itu buku diary saya jaman dahulu kala hemmm kalo ga salah sih bukunya dari jaman smp gituhh heueheh.. Tempat dimana saya mencurahkan isi hati dan kegalauan ala ala anak smp dan sma bahkan kuliah jaman ituh hihi.. Sempet senyum2 pas liat buku ini.. Soalnya kalo orang lain buku diarynya bagus2 yang pake gembok2 segala macem, buku diar saya ini beneran cuma buku tulis biasa yang saya buat mirip diary yang tebel2 gituhh (yahh ga mirip sihh sbnrnya.. hakhak). Buku itu tercipta juga sebenernya gara2 sayaa yang dari dulu demen banget sm warna ijo, suatu kali pengen banget punya buku diary warna ijo. Kenapa ga beli? banyak alesan sebenernya, karna saya ini tipe anak yang seleranya ribet banget kalo masalah beginii jadi susyeee bener nemu buku diary yang warnanya ijo. FYI, buku2 diary kala saya waktu itu tuh didominasi sama warna pink! Dan yaakk saya dulu tak suka sekalihh warna pinkkk! haahhahak.. Sooo ga mungkin banget donk saya beli buku diary warna begituhh?? Daaannn tak bisa dipungkiri juga memang saya juga pernah menemukan buku diar dengan warna hijau yang okeh menurut saya waktu itu, tapiii kendalanya adalaahhh harga buku itu tak sesuai sekalih dengan kantong saya pada waktu itu, mau mnta sm si emak ya gamungkin laahh, udah tau saya orangnya dulu (sekarang mendingan hehe) sangat tertutup sekali akan hal2 pribadi bahkan sama emak sendiri, gengsi donkdonkdonk minta uang buat beli gituan (eh?). Singkat ceritaaa saya memutuskan untuk tidak membelinya dan terpikir untuk membuat buku diary sendiri dari buku2 tulis yang ada.

Emak saya emang macamnya jaman dulu hobi banget membeli buku tulis, pensil dan alat2 stationary yang lainnya dikarenakan anaknya yang ada 4 ini smua masih sekolah so beli buku2 dan peralatan2 itu banyak sekaliihh, jadii dirumah saya ya pasti ada deh stok2 seperti ituh. Saya yang super pengen punya buku diary akhirnya ngubek2 buku tulis yang ada dirumah lalu menemukan yang sampulnya warna ijooo, sebenernya sih buku tulis yang saya pilih itu cukup tebel, cuma ga setebal diary2 pada umumnya, alhasil saya memiliki ide yang sangat cemerlang kala itu terpikir untuk menggabungkan 2 buku menjadi satu. Akhirnya ada satu buku yang isinya menjadi korban untuk buku diary saya supaya bisa terlihat lebih tebal *ngikik konyol*. Jadilah akhirnya isi buku yang tadi itu saya lem jadi satu. Mungkin emang jiwa saya sudah kreatif sejak dahulu kalaa jadi itulah buku bersampul ijo bergambar kelinci itu yang menajdi buku diari saya and believe me, the book looked so bad! but i'm proud of it

Pas buka2 si diary hijau itu, saya shock sama apa yang pernah saya tulis. Jujur saya katakan, apa yang saya tulis jaman dahulu kala dengan apa yang saya tulis sekarang kok yaa isi2nya sama aja ya? Apakah ini pertanda saya tidak bertambah dewasa? hauhahahak.
Baiklah jangan menghakimi duluu, sama yang saya maksud disini tuh intinya yang sama, bukan gaya bahasa penulisannya, buat gaya bahasanya sihh yaa jaman dulu saya menulis ala ala "keren" menurut anak jaman dulu yaahh kl dibilang jaman sekarang sih "alay" yaaa *ngaku*
Iya iyaaa isinya bener2 cuma keseharian ajah, karna dulu saya sempet punya niatan pengen menulis apapun yang saya kerjakan jaman dulu setiap harinya, jadi bener2 ga heran kalo isinya bener2 ga penting dan kebanyakan pendek2 gajelas.. haha..
Tapi waktu terus berjalan dan tulisan2 saya yaa ga melulu mengenai keseharian ajah, tapi jadi lebih banyak ke arah curhat (makanya saya bilang tadi ga jauh beda sama skrg kl nulis). hihi..

Lembar demi lembar saya baca2 lagi.. Surprisingly, di diary ini saya ternyata menempel hal2 yang saya suka, bahkan saya nempelin maha karya (*halah) saya yang saya buat yang sekarang kl saya liat sampe geleng2 sambil mikir : " ampun dehh ngapain sih gw nyimpen ginian? ga penying bangeettt, bagus juga kagaakk". Tapi yahh jangan salahkan diri sendiri lah yaaa, jaman dulu kan saya mikirnya itu baguuss dan patut untuk disimpan.. huahaha.
Semakin saya baca semakin kebelakang keliatan banget saya tuh kalo sedih atau bete emang jadi lebih berapi2 buat nulis (*ehm, oke koreksi : curhat). Pertama saya ngira ini pasti diary isinya ga penting semua deh sampe belakang, tapiii... ternyata saya menemukan sebuah tulisan yang pas sekarang saya baca lagi, saya jadi kasian sm diri saya sendiri, lha kok? iyaaa.. entah pas baca tulisan saya jaman dahulu kala itu, kok ya saya bisa berpikir sedewasa itu ya? yang kalo dipikir2 saya waktu itu kenapa bisa lebih dewasa dari jaman sekarang yah? intinya sihh saya merasa dinasehatin sama tulisan saya sendiri itu.. hihi.

Diary itu emang ga sepenuhnya terisi, bahkan cuma sepersepuluhnya mungkin yang ada isinya, tapi terakhir2 isinya membuat saya cukup tercengang ajah. Begitu dalamnya saya memandang kehidupan pada umur segitu haha! Baiklah cukup sepertinya saya mengagumi diri sendiri, tapi pada intinya saya sekarang sadar, ternyata saya sudah suka menulis (walau tulisan tak penting) dari jaman dahulu kala, kalau diingat2 sih, saya juga pernah menulis sebelum punya si diary hijau itu, tapi saya juga lupa bukunya hilang kemana huehe..
Di lembar terakhir dari buku diary itu, saya sempat bingung.. Loh? apa saya berhenti menulis ya? Eh, setelah saya ingat ternyata enggak lohhh.. Saya ingat betul kala itu saya udh kenal sm yang namanya internet dan friendster (*maklum gaptek jadi pas kuliah baru bisa pake inet). Sejak ada blog di friendster, saya jadi suka buat nulis disitu karena jadi lebih simpel dan karna sesuatu yang baru jadi yaa saya hobi aja tulis2 disitu, walaupun yang baca juga cuma saya sendiri dan ga ada seorangpun yang tau kalo saya punya blog di friendster. hehe..
Emang sihh sempat juga vacum menulis2 asal2an dan emang tipe saya juga yang kl udah mentok ujung2nya pengen cerita, tapi gatau cerita sama siapa, saya menemukan MP (juga akhirnya ngeblog di blogspot dan tumblr jg, karena penasaran hihi)

Mulanya sihh, saya juga iseng coba2 karena menemukan sesuatu yang baru. Pertama juga ga interest banget buat update2 dan sebagainya, tapii ketika pertama kali tulisan tak jelas saya ternyata dibaca dan dikomentari oleh pembaca (*tsaahh bahasanyaa hihi), itu jadi kebanggan tersendiri buat saya. Wahh rasanya sih seneng banget loohhh, ternyata terkadang ada juga orang merasakan apa yang saya rasakan waktu itu,dan lebih senangnya lagi karena ketika saya sedih, ada yang menghibur! Wahh rasanya sih bahagia bangett.. hehe. Saya jg ga nyangka aja ada yang mau komenin tulisan2 saya yang bener2 ga jelas dan ga memberikan informasi sama sekali, hihi.. Makanya saya sih sbnrnya emang ga berharap dapet komen atau apapun, karena dari dulu saya nulis yaa juga cm buat pelampiasan perasaan aja sih. Karena saya suka males banget cerita sama org2 yg saya kenal karena saya sering kecewa aja karena tanggapannya ga sesuai harapan saya (*eh kok jadi curhat? haha). Jadii ya sbenernya sampe sekarang sih, kalo nulis yaa just for fun ajah bukan buat pamer ato apalaahh gituu hehe.. Soo maap2 yaahh kl ada yang baca tulisan saja yang kurang berkenan hueheh

Ehiya Saya suka ngiri loohh sm blogger2 yang tulisannya oke2 bgt ga macam sayaa, hoho.. seru aja yaa liat mereka smua bisa mengekspresikan diri mereka, ga kaya saya yang bebel bgt deh kalo mau ngeluarin ekspresi hoho


Ps : believe it or not? saya ga pernah nulis di bukudiary saya dengan judul tulisan ini lohh.. hiihihih

Pps : btw, adakah diantara kamu kamu kamu sekalian yang juga punya cerita soal diary? tell me! tell me!

 
°º☆★

☺ MY T W I T T E R ☺
»»  Read the rest...